cari disini

Random Posts

Saturday, December 28, 2013

8 penyebab susah move on dan cara mengatasinya



HatiDjuju, susah move on, seperti apa itu susah move on dan susah move on itu bukannya hanya soal cinta saja, yok terusin bacanya biar tahu apa penyebabnya dan cara ngatasinnya.

susah move on apa itu, kalau yang bisa djuju tangkap susah move on itu kondisi dimana ketika seseorang mengalami Rasanya galau, asem, asin, pedes, kecut, pahit dan nggak ada manis-manisnya kalau pun ada itu hanya pemanis buatan yang kalau kebanyakan #NggakSehat. Apa lagi kalau galaunya udah menahun dan merasuk di kehidupan itu parah karena udah mengacaukan sendi-sendi hidup yang normal.


Sebenernya menurut penerwangan yang sempat djuju pantau dari baca-baca atau ngeliat orang-orang yang merasakan atau pengalaman yang pernah dirasain. mereka itu mengalami sakit galau yang disebabkan oleh “virus terlalu" dan akhirnya susah move on (SUMON)

mungkin bisa dibilang awal dari susah move on (sumon) adalah rasa galau, ya kalau galau itu sebenarnya wajar aja untuk semua orang namanya juga manusia pasti ada waktu galaunya. tapi kalau diterusin dan ditambah dengan virus terlalu rasanya seperti es krim cabe yang dimakan di tengah gurun pasir yang panas dan mengakibatkan galau akut.

dan berbarapa virus terlalu yang dapat membuat kakak-kakak galau akut dan akhirnya  susah move on

  1.  Terlalu mengingat masa lalu
    ini salah satu penyakit galau akut yang sering diderita oleh kakak- kakak sekalian, mengingat masa lalu yang mungkin lebih baik atau lebih nyeremin sehingga membuat kakak-kakak sekalian sulit untuk pindah ke zona move on, entah itu mantan, temen atau apa saja yang berhubungan dengan masa lalu.

solusinya: lupakan kalau nggak bisa udah biarin aja, biar dia mengalir dan akhinya ilang hanyut begitu aja.

 2.  Terlalu berharap
     terlalu ngarep, ngarep dengan siapa ?
     masalah yang satu ini mungkin sepele untuk orang lain, tapi bagi pelaku ngarep ini lain ceritanya, entah mungkin mengganggap apa yang diharapkan itu adalah terbaik untuknya atau dialah yang terbaik adalah dia untuk sesuatu yang diharpakannya padahal yang diarepinnya udah pergi jauh entah jaraknya yang jauh, ketangan orang lain, beda dunia, atau lainnya.

solusinya: udah tinggalin #lupakan dia bukan yang terbaik untumu, coba keluar dari naungan terlalu berharap ada banyak penggantinya disana.


 3.  Terlalu sakit
      Sakit, rasanya em…………. ?, ya sakit hehe….., rasa sakit bisa membunuh kesenagan, kecerian dan ke ke ke yang lain. Apa kalau sakitnya dihati uh…. Itu sakitnya luar biasa. Tapi anehnya ada juga orang-orang yang senang tenggelam bersama sakit hatinya bahkan menetap disana. Entah kenapa bisa begitu yang pastinya salah satu penyebanya bisa jadi putus cinta.

solusinya: obati rasa sakitnya

 4. Terlalu takut
      Rasa takut, seperti nonton film horor,atau ketemu hantu atau yang lebih serem lagi takut kehilangan kamu,ini #modus #gombal #gembel. Rasa takut yang berlebihan itu bisa membuat seseorang jadi over protektiv atau membuat seseorang mengambil posisi aman dengan tidak melakukan apapun sehingga dia akan dihantui terus dengan rasa takutnya.

Solusinya: keluar dari rasa takut dengan menghadapinya.
    
 5. Terlalu membandingkan
     Membandingkan, untuk hal-hal tertentu itu baik, tapi kalau untuk urusan hati ini bisa jadi bikin kamu nggak bakalan move on, sebab manusia itusatu dengan manusia yang lainnya gak bakalan sama. dia tidak akan pernah sama untuk dibandingkan dengan mantan kesayanganmu.

Solusinya: jangan terlalu membandingkan cari yang lain, beda dikit mungkin nggak masalahkan ?

 6.  Terlalu sayang
      Untuk yang satu ini mungkin agak berat, mencintai setulus hati dengan sayang dosis suntik mati. Ketika hubungannya kandas karena sesuatu hal. maka bisa langsung terkena galau akut stadium akhir alias sumon berat.

Solusinya:  sayangilah sewajarnya, kalau udah terlanjur sayang sudah relakan aja.

 7. Terlalu memperhatikan
     Terlalu memperhatikan bisa jadi ujungnya terlalu ngarep, entah ngaarep jadian atau ngarep balikan. Biasanya ini dilakukan dengan stalking jejaring sosialnya, stalking ke temenya atau stalking langsung keorangnnya.

solunsinya: jangan telalu sering atau lebih baik tinggalkan kebiasaan stalking

8. Terlalu mendramatisir
           kayak film aja, ada mendramatisir segala. tapi memang begitu adanya. jika terlalu mendramatisir sesuatu jadinya kayak film tapi entah akan happy ending atau nggak ada endingnya.

solusinya: udah jangan kalau sedih, sedih aja jangan didramatisir

Jadi  jika kakak mengalami serangan dari “virus terlalu”, waspadalah mungkin kakak-kakak terkena penyakit galau akut sehingga dapat membuat susah move on


1 comment:

  1. hehee stalking emang malah bikin nyesek.
    nice post^^

    ReplyDelete

Popular Posts