cari disini

Random Posts

Wednesday, January 23, 2013

Anak kecil aja bisa bahasa inggris (akunya……..)




Duka Djuju. Bahasa inggris, mungkin sesuatau yang gak asing lagi ditelinga aku dan kakak sekalian dan mungkin diantara kakak sekalian ada yang sedang mempelajari atau telah selesai mempelajarinya ?

Tapi mengapa ya, aku kok sulit sekali mempelajarinya ?

Padahal udah beli kamus, menghapal kosa kata, menonton film barat, mendengarkan lagu barat. sampai2 hampir saja aku membakar kamus bahasa inggrisku lalu mencampurkannya dengan air mendidih dan minum agar bisa bahasa inggris yang ternyata itu saran teraneh dari temenku yang benama Manto yang pengen liat temannya bisa bahasa inggris.

“To, To kamu mau buat aku bisa bahasa inggris atau buat aku bolak-balik ke toilet”


#

Seperti waktu aku UAS mata kuliah bahasa inggris kemarin benar2 buat aku mati kutu dibuatnya gemana gaknya udah di pelajarin mati2an pakai jurus SKS (system kebut semalam), sedikit banyak ada juga yang dapat aku pahami pola bahasanya namun hanya ala kadarnya. Dengan PD super walau ilmu yang pas2an aku yakin esok pasti aku tak akan nyotek.

Ketika ujian bahasa inggris tiba dengan bangga harapan C udah ditangan asalkan bukan dapat sisir dan mengulang tahun depan alias dapat E

ketika sampai di kampus semua mahasiswa sudah berada di kelas hanya beberapa saja yang belum hadir, namun....

anehnya sang raja telat dan tukang titip absen pun datang lebih awal beburu bangku dengan moto ."tempat duduk menentukan prestasi katanya" Untungnya mereka bukan berburu ubur2 dengan sepombob dan patrok di ladang ubur2. 

untuk lebih jelasnya suatu saat aku akan menuliskannya tentang ini tentang aliran nyontek lainnya. 

lanjut lagi keceritanya, akhirnya oleh pak Dokel (ingatkan pak dokel itu tu yang pernah aku ceritakan di postingan guruku di masa silam (bikin telat)) datang dengan membawa sebundel kertas ujian. semua mahasiswa pada senam jantung dibuatnya

" selamat pagi semua, baik ujian akan segera di laksanakan tapi sebelum di laksanakan tas, jaket dan semuanya tolong taruh didepan kelas yang ada di kursi hanya kertas soal, lembar jawaban, pulpen dan tipe x"

semua bergegas melaksanakan perintah pak dokel. tapi pak dokel berkata lagi

"baik semua sudah kembali, tapi masih ada yang kurang saya ingin yang duduk di belakang ditukar dengan yang didepan"


Duer....... bagai petir di pagi hari


kalimat yang tak disangka2 itu keluar menyambar temen2ku yang duduk di belakang. terlihat dari wajah temen2ku yang menggunakan moto "tempat duduk menentukan prestasi" yang duduk terbelakang dengan harapan A+ ditangan sekejap itu runtuh, bagai tubuh tanpa tulang akhirnya mereka pindah. aku yang kala itu duduk di posisi depan akhirnya pindah ke belakang.

harapan tinggal harapan, mungkin mereka merasa kecewa datang awal2 tapi duduk di bangku terdepan dan mungkin mereka akan berkata 

"apa gunanya datang awal2 kalau akhirnya duduk didepan, dasar nasib"

apakah mereka dapat E yang mirip sisir terus di suruh sisiran dulu lalu habis itu datang lagi tahun depan untuk mengulang atau mungkin mereka dapat nilai A+tapi tahun depan, ah sudahlah aku tak ingin mengira2 nilai mereka, nasibku nilaiku juga belum jelas.

pak dokel pun membagikan soal ujian tapi sambil memberi wejangan

" kalian ini kan mahasiswa, harus pandai mengusai beberapa macam bahasa, paling tidak mengusai bahasa inggris yang di gunakan sebagai bahasa internasional, jangan sampai dikalahkan oleh anak SD masak kalian tidak malu kalau di kalahkan oleh anak SD, dahulu waktu saya melanjutkan S3 di inggris anak SD disana udah pada lancar bahasa inggrisnya"

wah pak dokel ini gemana wajar aja kalau mereka lancar kan mereka lahir dan besar di inggris, jelas mungkin aku kalah, tapi coba kalau di balik waktu SD, terus di suruh tanding bahasa Indonesia, mungkin aku bisa menang. aneh2 aja pak dokel ini.

suasana kembali sepi, semua mahasiswa menjawab soal yang diberikan. termasuk aku, soalnya gampang banget seakan aku dapat ilham entah dari mana aku dapat menjawab sepuluh soal, rasanya Bukan C tapi A, namun begitu soal ke 10 akan di jawab tiba ada yang memanggilku.

"Dju, dju bangun ujian kok malah tidur nanti kamu di keluarkan"
"maaf Tin aku ketiduran, makasih ya udah di bangunin.

aku lihat kesekeliling dan aku perhatiakan lembar jawabanku. Ternyata, jangankan diisi si kasih nama juga belum di tulis astaufirullah gara2 efek negatif SKS ( sistem kebut semalam) hampir saja aku ketiduran dan untungnya aku duduk di belakang. aku pun memohon ijin pak dokel untuk cuci muka lalu melanjutkan mengisi soal kembali.


sudahlah itu sudah kemarin walau hanya bisa menjawab 7 soal paling tidak aku sudah menjawab. 









8 comments:

  1. "tempat
    duduk menentukan prestasi"....semakin kebelakang tempat duduknya ,akan semakin berprestasi.. Gitu ya ju? Pantesan gue nggak punya prestasi..**mikir**

    ReplyDelete
  2. begini... belajar itu ketika ulangan... jadi, saat ulangan kita belajar bersama-sama biar mendapatkan hasil yang maksimal, bukan begitu?

    ReplyDelete
  3. haa...ngomong-ngomong dapet wngsit dari mana tu dju...temen ente .masak tempat duduk nentuin prestasi....ayak-ayak wae euyyyyy...heee...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kurang taunya kak, tapi memang sering terjadi !

      Delete
  4. djudju.. aku punya award buat km nih
    diambil yaa

    ReplyDelete

Popular Posts